love edition
untitle...
I
Setiap dari kita pasti butuh cinta
Terlihat nyata atau tersembunyi lewat kata
Entah jelas, entah sekedar tersirat hadirnya
Mungkin pula hanya rasa rindu
yang menggelora tanpa kuasa meminta
Karena..
cinta itu fitrah adanya....
-- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- --
II
Setiap pengorbanan demi cinta terasa indah
Bahkan aku pun memahami bahwa pengorbanan
adalah konsekuensi logis
dan tabiat cinta itu sendiri
Pengorbanan itu mengalir bak alunan air yang gemulai
Menyelusup diantara bebatuan sungai
Lembut tak ada yang terhempas...
-- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- --
III
Hari ini mungkin akan ada tangis lagi
Walau sampai habis air mata,
tapi tak mengapa...
Karena ku mengiba cinta
-- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- --
IV
Aku mencintai-Mu
Sungguh... aku cinta pada-Mu
Tetapi salahkah bila hadir cinta yang baru?
Izinkan aku memetik kuntum lain
dan menaruhnya di jambangan cinta kita
karena..
aku mencintainya
-- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- --
V
Akankah... bilakah ia datang...
jangan datang sebelum aku sempat berbenah....
-- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- --
Oct
VI
Ketika pesonamu hadir di sini
Kuharap jabat eratmu
Mengikat segala molekul kasih
yang bertebaran di udara
Dan memampatkannya di ruang cinta hati kita..
atas izin...
Sang Maha Pencinta...
