Mengulang Luka
Kadang Kasih,,
Bukan kelu yang buat bisu
Bukan akibat renjatan rindu apalagi cemburu lihat lakumu..
Hanya saja..sudah ribuan sedih pedih
Tetap saya rela tertatih memikul jerih
Tapi mengapa selalu harus menahan perih sampai akhirnya letih???
Wahai anugrah,,
Hati tak selalu merah karena darah
Mungkin saja karena amarah
yang pasti ia tak selalu cerah
Ditempa ia oleh ribuan luka jelaga
Tetap ia rela menjaga cinta
Tapi mengapa selalu harus mengumbar tawa padahal ia merana???
Ulang mengulang lebam dada
Mata ini sembab tak pernah tanpa sebab...

0 Comments:
Post a Comment
<< Home