tawa.tangis.hampa.rela
Ketika tawa diri beranjak merenta
Gelaknya hanya suara hampa
Suaranya mencerca usik masa yang lama
Kisah sampah yang telah terkubur mati
mulai mendobrak bangkit kembali
Hahaha..
tumpah tangis aku dibuat...
lagi..
Tak henti dusta lelaki mencukil hati
Pintanya menghujam dalam rayakan kemenangan nista cinta
Menyisakan aku yang berdiri menyisi menuju maya..
Masih terpaku,,
Sangsi hati..
masihkah ada embun bening hati yang rela jadi tumbal tangis perawan suci??
juli 2009
Labels: luka

0 Comments:
Post a Comment
<< Home