bakar...bunuh...mati
Mau terus aku menginjaki bumi
Hatimu menulang karena uang
Berdirimu pongah
Kau tulikan tuntutan hak dan rasa
Meghentak kelembutan jadi kekerasan
Buat mataku makin akrab dengannya
Maka api perang membakar tanahmu
Gunung serta lembah menghawa dendam
Asap mengepul dari tiap kediamanmu
Angkasa bergetar karna amarah..
dentum halilintar pekikan BUNUH
Dan jika mentari turun
Samar dibelakang menguap darah
Dia menerima erangan mati
Sebagai tanda pisah penghabisan
---
thx buat yang sudah banyak memberi inspirasi warna tulisan..
tulisan memang tidak harus telanjang,,, tapi ke-tidak telanjang-an membuat tulisan semakin memiliki kekuatan (bagiku)...
yang terpenting adalah menulis dengan hati... :)

0 Comments:
Post a Comment
<< Home